Klausa merupakan konstruksi (susunan) sintaksis yang terdiri atas subjek dan predikat dengan atau tanpa objek, pelengkap, atau keterangan. Sementara itu, kalimat merupakan konstruksi sintaksis terbesar yang terdiri atas unsur subjek dan predikat yang dapat diikuti oleh objek, pelengkap, dan/atau keterangan. Dengan demikian, secara gramatikal unsur yang terdapat dalam klausa dan kalimat sebenarnya sama. Yang membedakan adalah bahwa dalam bahasa lisan klausa tidak disertai intonasi, sedangkan kalimat disertai intonasi. Dalam bahasa tulis, klausa tidak berawal dengan huruf kapital dan tidak diakhiri dengan tanda baca, sedangkan kalimat selalu diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda baca tertentu.
(1)a.anak itu sangat pintar
b.Anak itu sangat pintar.
(2)a.Kakakku kuliah di Jakarta, sedangkan adikku kuliah di Yogyakarta.
b.Karena datang terlambat, Evi ditinggal rombongan itu.

Tampak bahwa anak itu sangat pintar (1a) merupakan klausa, sedangkan Anak itu sangat pintar (1b) merupakan kalimat. Kakakku kuliah di Jakarta dan adikku kuliah di Yogyakarta merupakan dua klausa. Kakakku kuliah di Jakarta, sedangkan adikku kuliah di Yogyakarta merupakan kalimat yang terdiri atas dua klausa. Dengan demikian, Karena datang terlambat, Evi ditinggal rombongan itu merupakan kalimat yang terdiri atas dua klausa. Klausa pertama adalah karena datang terlambat dan klausa kedua adalah Evi ditinggal rombongan itu.