PERPANJANGAN WAKTU PENDAFTARAN FESTIVAL MUSIKALISASI PUISI DIGITAL TINGKAT DKI JAKARTA TAHUN 2020

 

  1. Ketentuan Pendaftaran
  1. Peserta musikalisasi puisi merupakan siswa SMA/SMK/MA di wilayah DKI Jakarta (dibuktikan dengan surat tugas dari sekolah).
  2. Satu sekolah hanya boleh mengirim maksimal satu tim musikalisasi puisi yang terdiri atas 3—6 orang siswa.
  3. Anggota tim Festival Musikalisasi Puisi Tingkat DKI Jakarta 2020 belum pernah menjadi pemenang pada semua peringkat Festival Musikalisasi Puisi Tingkat DKI Jakarta yang diselenggarakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  4. Penampil terbaik I dan II Festival Musikalisasi Puisi Tingkat DKI Jakarta 2020 berhak menjadi perwakilan provinsi di ajang Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional.
  5. Peserta yang mendaftar sebelum tanggal 4 Agustus berhak mengikuti Diskusi Daring Musikalisasi Puisi Digital yang akan dilaksanakan pada 5—6 Agustus 2020.
  6. Peserta wajib mengisi formilir pendaftaran melalui tautan berikut paling lambat 20 Agustus 2020. http://ringkas.kemdikbud.go.id/DaftarMuspuDKI
  7. Video peserta diunggah melalui Google Drive salah satu anggota tim dan tautan video tersebut wajib dicantumkan pada formulir pengiriman karya berikut paling lambat 1 September 2020. http://ringkas.kemdikbud.go.id/KirimKaryaMuspuDKI
  8. Puisi wajib dan pilihan serta format biodata peserta dapat diunduh melalui tautan berikut. http://ringkas.kemdikbud.go.id/InfoMuspuDKI2020

 

  1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan
  1. Peserta dalam satu tim terdiri atas 3—6 orang siswa SMA/SMK/MA di wilayah DKI Jakarta (dibuktikan dengan surat tugas dari sekolah).
  2. Peserta menampilkan dua kategori musikalisasi puisi, yaitu puisi wajib dan satu puisi pilihan.
  3. Penampilan musikalisasi puisi boleh dilakukan di dalam ruangan atau di luar ruangan. Penampilan peserta direkam dalam format video.
  4. Peserta membuat dua video musikalisasi puisi (satu video untuk puisi wajib dan satu video untuk puisi pilihan). Durasi video musikalisasi puisi maksimal 5 menit untuk puisi wajib dan 5 menit untuk puisi pilihan.
  5. Puisi dinyanyikan secara utuh (tidak dideklamasikan atau didramatisasi). Jika terdapat pengulangan, puisi dinyanyikan juga secara utuh, tidak hanya sebagian.
  6. Musikalisasi puisi disajikan menggunakan instrumen tradisional dan/atau modern (elektrik dan/atau akustik), atau akapela.
  7. Peserta memakai kostum bebas, sopan, dan rapi.
  8. Video musikalisasi puisi tidak menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta tidak melanggar hak cipta.
  9. Selama proses latihan dan pengambilan video, peserta Festival Musikalisasi Puisi Digital Tingkat DKI Jakarta wajib mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
  10. Video musikalisasi merupakan rekaman utuh (one take video). Peserta tidak diperkenankan melakukan pemotongan dan penyuntingan video.
  11. Video yang dikirim untuk mengikuti Festival Musikalisasi Puisi Digital Tingkat DKI Jakarta  tidak sedang diikutkan dalam lomba atau kompetisi serupa lainnya.
  12. Video yang dikirim untuk mengikuti Festival Musikalisasi Puisi Digital Tingkat DKI Jakarta sepenuhnya menjadi milik Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
  13. Kriteria penilaian meliputi penafsiran puisi (40%), musikalitas (40%), dan presentasi (20%).
  14. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu-gugat.

 

  1. Lini Masa Kegiatan

No.

            Tanggal

Kegiatan

1.

21 Juli—20 Agustus

Pendaftaran

2.

5—6 Agustus

Diskusi daring

3.

13 Agustus—1 September

Pengiriman karya

4.

3—9 September

Penjurian

5.

14 September

Pesan-kesan juri dan pemutaran video peserta

6.

15 September

Pengumuman pemenang melalui media sosial

 

  1. Hadiah

Terbaik I Rp8.000.000,00

Terbaik II Rp6.000.000,00

Terbaik III Rp4.000.000,00

Terbaik IV Rp3.000.000,00

Terbaik V Rp2.000.000,00

 

  1. Juri
  1. Hasan Aspahani
  2. Jubing Kristianto
  3. Firman Venayaksa

 

  1. Narahubung
  1. Frista Nanda Pratiwi (087887015916)
  2. Mushab Askarulloh (081280762914)

 

 

 

 

 

Selingan

Daftar Selingan

  • zoonosis = zoonosis
  • work from office = kerja dari kantor (KDK)

  • work from home = kerja dari rumah (KDR)

  • ventilator = ventilator

  • tracing = penelusuran; pelacakan

  • throat swab test = tes usap tenggorokan

  • thermo gun = pistol termometer

  • swab test = uji usap

  • survivor = penyintas

  • specimen = spesimen; contoh

  • social restriction = pembatasan sosial

  • social media distancing = penjarakan media sosial

  • social distancing = penjarakan sosial; jarak sosial

  • self-quarantine = swakarantina; karantina mandiri

  • self isolation = isolasi mandiri

  • screening = penyaringan

  • respirator = respirator

  • rapid test = uji cepat

  • rapid strep tes =t uji strep cepat

  • protocol = protokol

  • physical distancing = penjarakan fisik

  • pandemic = pandemi

  • new normal = kenormalan baru

  • massive test = tes serentak

  • mask = masker

  • lockdown = karantina wilayah

  • local transmission = penularan lokal

  • isolation = isolasi

  • incubation = inkubasi

  • imported case = kasus impor